Skip to content

Menulis Artikel Menghasilkan Uang?

bagaimana menulis artikel yang menghasilkan uang
Gambar oleh David Schwarzenberg dari Pixabay

Motivasi saya menulis artikel belakangan ini adalah untuk menghasilkan uang. Di tahun 2003 saat mulai masuk kampus dan saya mulai banyak membaca buku, saya menemukan bahwa kegiatan menulis itu ternyata gak sekedar hobi, tapi juga dapat menghasilkan (baca : uang).

Sejak lama saya terinspirasi dari penulis novel Balada Si Roy, Gol A Gong. Bagaimana beliau menceritakan dalam salah satu bukunya, bahwa untuk membiayai perjalanannya keliling Indonesia, bahkan sampai keliling Asia. Semua dibiayai dari hasil menulis. Waktu itu beliau menulis artikel perjalanan untuk beberapa majalah, di samping tetap menulis cerpen dan cerita bersambung.

Dan, salah satu novel legendaris beliau Balada Si Roy (BSR), sedang proses syuting layar lebar. Target dari produser dan sutradaranya, film ini dapat naik ke bioskop tahun depan. Untuk perkembangan perjalanan proses syuting Film BSR dapat kawan kawan ikuti di akun instagram @filmbaladasiroy .

Di cerita yang lain, kita juga mengenal kang abik (habiburrahman el shirazy) dengan buku Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih dan lain lain. Pun begitu dengan Andrea Hirata dengan buku serial Laskar Pelangi yang sudah juga di-film-kan atau Tere Liye yang sangat produktif menulis novel?dan buku novel lainnya.

Nah, dari kasus Gol A Gong, Kang Abik, Andrea Hirata, Tere Liye, saya belajar, kegiatan menulis dapat menghasilkan uang. Entah dalam bentuk artikel/ buku, baik bergenre fiksi atau non fiksi, semuanya memiliki peluang yang sama untuk menghasilkan.

Bagaimana dengan Artikel Online?

Pada prinsipnya, semua dapat dimonetisasi. Apalagi online, sangat banyak yang dapat dijadikan sumber penghasilan. Dulu saya mengenal kegiatan nge-blog hanya sebagai penyaluran hobi menulis. Lalu ada banyak yang main adsense google. Belakangan ada yang buka jasa menulis artikel. Salah satu web saya refillmadu.com, artikel-artikelnya ditulis dengan menggunakan jasa teman-teman saya yang suka menulis.

Seperti telah saya sampaikan di awal bahwa motivasi saya menulis bagaimana kegiatan menulis artikel menghasilkan uang. Setelah saya belajar sedikit tentang bagaimana menulis artikel yang bersesuaian dengan kaidah seo, saya mulai memfokuskan diri untuk menulis artikel yang mendukung bisnis saya.

Seperti kasus artikel buku sadar finansial yang sempat nangkring di peringkat 1-3 google, sebelum akhirnya artikel itu turun karena tidak dimaintain.

Selain itu juga saya menulis tentang jasa pasang atap baja ringan yang sampai saat ini masih menghasilkan konsumen. Sebulan dapat menggiring 5-8 telepon dari calon konsumen dan dalam sebulan terkonversi menjadi 1-2 konsumen. Lumayanlah untuk jajan bakso hasilnya.

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Apa langkah-langkah yang perlu kita lakukan agar kegiatan menulis artikel menghasilkan uang?

Pertama kita perlu mendapatkan perhatian google sebagai mesin pencari terbesar di dunia. Untuk mendapatkan perhatian google, tentu kita harus mengetahui apa yang disukai oleh google.

Ada dua sumber input ke google, pertama adalah “kata kunci pencarian” kedua adalah konten yang kita masukkan ke dalam website, baik pribadi ataupun website orang lain.

Untuk itu, sebelum menentukan akan menulis artikel apa, pertama sekali perlu kita lakukan semacam riset sederhana.

Apa yang diriset? pertama kata kunci yang biasa digunakan oleh “pengguna” google dalam mencari informasi yang mereka butuhkan dan kedua riset konten-konten apa saja yang sudah dibuat oleh orang lain dan media yang mereka gunakan.

Riset kata kunci akan membantu kita membentuk kerangka dari konten artikel yang akan kita buat. Kata-kata kunci yang biasa digunakan user ketika mencari informasi di google, akan kita letakkan dibeberapa tempat dalam konten kita. Jika konten kita adalah artikel, maka kata kunci tersebut akan kita jadikan judul, subjudul atau disebar ke dalam paragraf-paragraf.

Jika kita ingin mengembangkan konten ke dalam bentuk media lain seperti gambar atau video, kata kunci dapat dijadikan sebagai judul, deskripsi dan beberapa titik lain di platform yang kita gunakan.

Setelah mendapatkan kata kunci yang paling banyak dicari oleh pencari informasi, maka perlu kita kembangkan konten yang terbaik. Ini perlunya kita selain meriset kata kunci yang digunakan oleh user, kita perlu juga mengetahui konten apa saja yang sudah pernah dibuat dan bagaimana mereka mengembangkan konten tersebut.

Dari riset konten orang lain, kita dapat mengevaluasi apa kelebihan dna kekurangan mereka lalu apa yang akan kita kembangkan dari konten tersebut sehingga konten kita menjadi konten yang paling baik menurut google.

Gambar oleh Pexels dari Pixabay

Dari beberapa artikel yang pernah saya baca, google akan sangat senang dengan konten yang dibuat secara serius, kajiannya dalam dan tidak sekedar nempel-nempel keyword agar tercapai target artikel 300 kata.

Namun, lebih dari itu, google juga akan menilai bagaimana user experience. Dalam sistem google terdapat algoritma yang dapat membaca bagaimana kesan yang timbul dari pembaca artikel kita. Semakin baik, maka google akan memberi ranking yang baik kepada konten kita.

Langkah selanjutnya, kita lakukan evaluasi secara berkala dan kembangkan konten lain yang memiliki tema yang sama kemudian dihubungkan ke konten sebelumnya atau dengan konten dari orang lain. Semakin banyak hubungan-hubungan artikel/ konten kita dengan konten yang lain, terutama yang memiliki tema sama, ini akan membuat rank kita di mata google semakin baik.

Mungkin ini dulu ya, sedikit sharing pengalaman dalam menulis artikel yang menghasilkan uang, walau belum sebanyak orang lain, setidaknya ini dapat diduplikasi ke usaha lain sehingga hobi menulis artikel di blog tidak sekedar cuma hobi tapi juga memiliki nilai tambah dan tentunya nilai ekonomi.

Semoga Bermanfaat.

Published inBlogging

20 Comments

  1. Banyak kali pe er awak sehabis baca artikel Abang ni..
    Apa sebaiknya artikel lama awak edit lagi ya bang.. biar bisa mengikuti standar SEO.?

    • bagkinantan bagkinantan

      gak perlu, artikel selanjutnya aja yang diperbaiki kualitasnnya

  2. ada juga satu artikel saya yang viewnya sampe dua ribuan.
    artikel tentang tempat wisata budayaland
    sampe-sampe semua mengira saya ini marketingnya, dan nanya-nanya tentang budayaland.

    trus saya pernah nulis tentang diet untuk pemula.
    rame juga yang whatsap saya buat konsultasi diet.
    padahal saya sendiri gagal diet kwkwkwkwkwkwk

    keren yang soal baja ringan, sampe datang konsumennya ya bang

    • bagkinantan bagkinantan

      iya kak, lumayan lah, bisa jalan jalan keliling sumut aceh free, hasil dari artikel ini.

      kalau kakak bisa di 2 artikel tadi (budaya land dan diet) artinya kakak bisa juga desain yang lain dan kalau bisa diarahkan untuk dapat cuan disana

  3. Wuah, bermanfaat banget nih artikelnya. Saya auto semangat terus nulis nih. Entah kenapa, saya malah senang banget ikutin BW. Kalau enggak ikut ngelist setiap minggunya itu rasanya rugi. Nah, dari situlah saya belajar menulis dari blog teman-teman yang lainnya.

    • bagkinantan bagkinantan

      siap kak, keep writting

  4. Saya juga baru tau kalo hobi menulis di blog juga bisa menghasilkan uang. Awalnya saya pikir cuma sebagai media berbagi informasi dan cuap-cuap aja. Tapi tetap harus belajar lagi supaya lebih maksimal. Makasi sharingnya bang.

    • bagkinantan bagkinantan

      sama sama kak, dari blog ini kayaknya saya sudah dapat uang M-an hehe

  5. Tan Tan

    karena baru mulai banget, tulisan di blogku masih seperti catatan-catatan pribadi saja meski pada beberapa titik kesan avonturnya tampak sebab sebagai manusia yang menulis aku melakukan pergerakan dari satu tempat ke lainnya. ngga pernah kepikiran untuk ngecek google trend sebelum ini, dan setelah iseng barusan, beberapa topiknya ternyata kuminati dan kukuasai. tinggal nguatin niat, coba dan coba lagi. terima kasih bang!

    did i mention about your writing style? it’s Lit!

    • bagkinantan bagkinantan

      ya bang, sama sama, saatnya setiap tulisan itu punya desain dan kalau bisa desainnya bersesuaian dengan kebutuhan orang jadi impactnya jadi lebih besar

  6. Setuju bg, nulis tentang product/jasa kita diblog , jd bisa mendatangkan konsumen. So, saya harus blajar lagi nih seo dan jd bloger yg tulisannya bener dulu. Tq jd tercerahkan hehe

    • bagkinantan bagkinantan

      siap bang sani, sebagai sesama anak perantauan, hasus saling dukung, hehe

  7. Hubungan antarartikel itu bisa melalui internal link untuk artikel-artikel yang sekategori ya Bang. Akhirnya blog kita jadi konsisten satu niche ya, gak jadi blog gado-gado, hihi… nice share, Bang Bag

    • bagkinantan bagkinantan

      ya, sebaiknya satu blog satu tema kak, jadi secara nilai dimata google semakin baik karena tulisan-tulisan di dalamnya menjadi sangat “dalam” pembahasannya

  8. Insightful sekali, sebelumnya ngga pernah kepikiran masalah keyword, nanti coba mulai diriset dulu deh sebelum bikin konten. Thank you!!

    • bagkinantan bagkinantan

      siap jadi teman diskusi kak, jangan ragu untuk bertanya, semoga bisa membantu

  9. penyebutan keyword itu baiknya dalam tiap artikel berapa kali bang? dan kalau cek orang sukanya lewat apa selain google trend ada opsi lain kah bang?

    • bagkinantan bagkinantan

      kalau di plugin yoast disebut tergantung jumlah kata, rata-rata 1 kali sebut untuk 300 kata gitu, jadi kalau tulisannya 1000 kata, kata kunci disebut 3 kali

  10. Saya senang menulis apalagi sambil menghasilkan, alhamdulillah semenjak serius nulis di blog, rezeki menyertai. Terimakasih sudah nulis artikel bermanfaat ini bang. Sangat menambah ilmu dan motivasi saya kembali.

    • bagkinantan bagkinantan

      sama sama kak, terimakasih juga sudah masukkan awak di grup penulis hebat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + thirteen =