Blog

6 Articles

Suka - Suka

3 Hal yang Dibutuhkan Untuk Bertahan dan Berkembang

Posted by bagkinantan on

untuk bertahan dan berkembang : tabunglah energi positif

Secara tidak sengaja di ajak teman untuk ikut “pengajian bisnis” di salah satu komunitas bisnis di medan. Materi yang di sampaikan saat itu yang kali ini saya tuliskan dengan bahasa saya sendiri untuk kawan – kawan.

Sudah jadi keinginan kita semua bahwa dalam hidup kita ingin tidak hanya bertahan namun juga terus berkembang.

Tapi, terkadang kita bingung sendiri, apa jalan yang harus ditempuh sehingga tidak perlu terlalu sering trial and error.

Setidaknya ada 3 hal yang harus kita jalani agar kehidupan kita tidak hanya bertahan namun juga berkembang ke arah yang baik. 2 hal pertama yang saya sampaikan ini dapat kawan – kawan temui di bukunya mas jaya setiabudi, dan yang ketiga baru saya dapatkan di pengajian bisnis kemarin.

 

Miliki Nama Baik

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, anak manusia mati meninggalkan nama.

Agaknya pepatah ini bisa jadi dalil bagi setiap anak manusia untuk benar – benar memperhatikan “apa yang orang lain rasakan saat bersama dengan kita?” atau “apa yang mereka pikir tentang kita?”

Dalam bahasa pak bi, “apa brand kita?” ya, secara sederana brand di artikan sebagai apa yang konsumen pikirkan tentang kita.

Hidup hanya sekali, buat itu berarti. Dan banyak lagi quote yang bisa kawan – kawan kumpulkan yang isinya senada.

Bagaimana agar memiliki nama baik? Kata kuncinya sederhana, “manfaat” seberapa banyak manfaat yang linkungan kita rasakan dengan kehadiran kita? Bukankah nabi SAW berpesan “sebaik – baik manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia yang lain.”

Jadi cara sederhana sekali, jika ingin memiliki nama baik di tengah lingkungan, berbagi manfaat. Jika ada kebaikan sebarkan, jangan dipendam sendiri. Punya ilmu ajarkan, punya harta, sedekahkan sebagiannya. Dan lain lain.

Sudah pernah menghitung kadar manfaat diri kita di tengah lingkungan kita? Atau selama ini Cuma jadi beban?

 

Perluas Jaringan

Bagian ini selalu didengung dengungkan banyak pelatih bisnis. kuaitas jaringan kita, menentukan nasib kita. Untuk itulah terkadang kita perlu juga memilih siapa teman kita.

Memang kita bergaul dengan banyak kalangan, tapi untuk yang mengisi pos ring 1 atau orang – orang terdekat kita haruslah orang yang benar – benar baik.

Lagi – lagi pertemanan itu membentuk kita sesuai karakter teman. Prinsipnya jika kita tidak bisa mempengaruhi, sejatinya kita sedang dipengaruhi.

Seperti digambarkan rasulullah SAW, berteman dengan penjual minyak wangi akan kebagian wangi, sedangkan berteman dengan pandai besi,akan dapat panas dan bau.

Sekali lagi, kita bebas bergaul dengan siapa saja, tapi untuk teman terdekat kita harus benar – benar kita pilih yang paling baik akhlaqnya.

Perluas jaringan ring 1 kita, isi dengan orang – orang terbaik di bidangnya. Agar ada yang mengingatkan kita saat kita lalai, memegangi tangan kita saat kita terjatuh.

Sudah cek, siapa orang – orang terdekat kita? Seberapa banyak?

untuk bertahan dan berkembang butuh jaringan yang luas

Tabunglah Epos

Ini yang menarik, karena sampai sebelum mengikuti pengajian bisnis kemarin itu, terminologi epos ini belum saya kenal.

Epos adalah singkatan dari energi positif.

Bagaimana bentuknya dan bagaimana menabungnya?

Epos sebenarnya adalah manfaat positif yang kita sebarkan ke lingkungan kita dan manfaat itu sampai ke lingkungan kita.

Kita pernah bersedekah dengan angka yang mungkin tidak banyak, tapi penerima sedekah kita memang sedang kesulitan dan ia amat berterimakasih atas bantuan itu. Sampai – sampai ia mendoakan kita “ semoga rezekimu lancar dan berlimpah nak….”, atau apapun bentuk manfaat yang kita berikan ke orang lain ikhlas tanpa pamrih.

Kita yakin bahwa kebaikan hanya akan berbuah kebaikan bagi pelakunya. Itulah energi positif yang saya maksud.

Dan biasanya mereka yang memiliki tabungan epos yang banyak akan memiliki kehidupan yang terlihat mengalir, tenang dan kemudahan– kemudahan datang bertubi – tubi tanpa ia duga arah datangnya.

Dan ramadhan mengajarkan kita untk mengumpulkan epos sebanyak – banyaknya.

Demikian kawan, 3 hal yang kita butuhkan untuk bertahan dan berkembang.  Semoga bermanfaat. Silahkan share jika kawan  – kawan merasa tulisan ini ada manfaatnya (tidak perlu minta izin saya, hehe)

Salam saya Bag Kinantan

 

P.S

Dalam bulan ramadhan 1438 H ini saya ada program penggalangan dana untuk membiayai kegiatan ramadhan di kecamatan saya, mulai dari bersih – bersih mesjid, sanlat remaja, hingga puncaknya I’tikaf 10 hari terakhir ramadhan. Saya gak minta sumbangan Cuma – Cuma ke kawan – kawan, tapi saya akan buka kelas online “Bagaimana Saya Membuat Catatan Keuangan Usaha” di ramadhan ini infaqnya Mulai dari Rp. 35.000 (boleh lebih), untuk info waktu dan rekening tujuan silahkan bergabung di grup Info ini. Terimakasih.

Suka - Suka

Tukang Parkir dan Pengalaman Pelanggan

Posted by bagkinantan on
Tukang Parkir dan Pengalaman Pelanggan

Tidak ada bisnis yang bertahan tanpa pelanggan.  Untuk pengembangan bisnis jangka panjang, pelanggan adalah bahan bakarnya. Jika kita perhatikan, perusahaan – perusahaan besar saat ini fokus bagaimana memberikan pengalaman – pengalaman baik bagi pelanggan mereka.

Kita pasti sepakat bahwa, menjual orang yang pernah membeli ke kita itu lebih mudah ketimbang orang – orang yang belum pernah membeli sama sekali.

Kita juga sepakat bahwa “rekomendasi” jauh lebih powefull ketimbang bahasa iklan yang merayu – rayu.

Dan menurut para ahli, ‘biaya’ marketing ke orang yang pernah membeli dari kita jauh lebih kecil ketimbang berusaha mendapatkan pembeli baru.

Suka - Suka

4 Penyebab Kita (Selalu) Gagal Membangun Bisnis

Posted by bagkinantan on
4 Penyebab Kita (Selalu) Gagal Membangun Bisnis

Pertanyaan yang paling sering muncul saat memulai bisnis adalah mengapa begitu banyak yang gagal membangun bisnis dan ‘tutup’ di tahun awal kelahirannya?

Statistik mengatakan bahwa 96 dari 100 bisnis yang dibuka akan tutup di akhir tahun pertama dan hanya 1 yang akan bertahan di akhir tahun ke lima.

Kawan – kawan pasti sering memperhatikan betapa banyak bisnis yang tidak mampu melewat lilin pertamanya. Dan bagi anda yang saat ini masih berjuang melewati tahun pertama, jelas benar – benar merasakan betapa beratnya membangun di awal.

Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya, tapi dalam tulisan kali ini akan sebutkan 4 hal yang paling sering muncul. Bisa dikatakan keempat hal ini adalah pengalaman pribadi saat jatuh bangun dalam bisnis sejak tahun 2009.

Jualan/Review

Meningkatkan Konversi Penjualan Dengan Covert Selling

Posted by bagkinantan on
Meningkatkan Konversi Penjualan Dengan Covert Selling

Tema penjualan memang tidak ada habisnya, selalu ada metode baru untuk meningkatkan konversi, salah satunya dengan covert selling.

Kawan – kawan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah covert selling ini kan? Sebuah metode penyusunan/ pembuatan iklan yang dalam 2 tahun belakangan ini banyak digunakan dan memang telah banyak membantu penjual online dalam meningkatkan konversi penjualan mereka.

Timeline facebook saya sekarang banyak berkeliaran iklan – iklan yang menerapkan covert selling. walaupun banyak yang menggunakannya tapi ternyata banyak juga “target pasar” yang terjaring.

Covert selling sendiri pertama sekali dikenalkan ke publik indonesia (kalau di luar negeri sana saya gak tau) oleh sebuah akun FB : Jendral Nasution. Akun ini dibanned om mark (FB) berubah menjadi Ki Jendral Nasution dibanned lagi dan kemudian menjadi Syamsuryadi Rasyad. Lagi – lagi bukan nama aslinya.

Sebagai informasi, kawan kawan dapat menemukan nama asli ki jendral ini di bagian belakang buku yang beliau tulis yaitu Mantra Covert Selling.

Istilah covert sendiri saya temukan saat membaca beberapa modul tentang hypnosis, yaitu bahasan covert hypnosis. Mungkin modul ini yan menginspirasi Bang Jendral untuk menamakan metode yang dikembangkannya ini menjadi covert selling.

Apa itu Covert Selling?

Jualan

Kekuatan Cerita dalam Iklan

Posted by bagkinantan on
Kekuatan Cerita dalam Iklan

Entah siapa yan mengatakan kepada saya bahwa people love story, pada dasarnya manusia itu suka cerita. Untuk itu berceritalah.

Dalam pikiran kita terdapat sebuah “penyaring” yang biasa disebut sebagai critical area. Critical area ini bekerja sebagai satpam yang memfilter semua informasi yang akan masuk ke pikiran bawah sadar kita.

Seperti kita ketahui bersama bahwa 80% tubuh kita dikendalikan oleh pikiran bawah sadar, sehingga jika kita ingin mempengaruhi seseorang maka pengaruhi pikiran bawah sadarnya.

Dan ternyata “satpam” di pikiran kita ini agak galak. Kita harus pandai merayunya agar ia luluh dan memudahkan kita masuk ke pikiran bawah sadar.

Dan salah satu yang saya temukan adalah lewat cerita.

Penawaran Itu Mengganggu